iklan











Sulselmengabari, Gowa – Sebanyak 10 orang preman berhasil diamankan dalam Operasi Premanisme oleh jajaran Polsek Sombaopu yang dipimpin langsung oleh Kapolsek AKP Kaharuddin pada hari Selasa (26/12/2017) sekitar pukul 23.00 Wita

“Operasi preman kami lakukan dengan pola tertutup dan terbuka dengan sasaran
lokasi timer yang sering meresahkan warga dan pengendara,” ujar Kapolsek.

Kapolsek yang saat itu sedang melaksanakan patroli bersama team UKL Polsek Sombaopu mendapatkan informasi dari Bhabinkamtibmas Kel.Tombolo Bripka Usman bahwa ada indikasi akan terjadi tawuran selekompok anak muda didaerahnya langsung menggerakkan tim UKL Polsek Sombaopu ke lokasi dan segera melakukan penggeledahan thd kelompok anak muda yg ada di lokasi.

Dalam operasi tersebut, Polsek Sombaopu berhasil mengamankan 10 orang di Jl. Abdul Mutalib Dg. Narang (Patung Massa) Kec. Sombaopu Gowa dan 3 orang diantaranya kedapatan membawa senjata tajam secara ilegal, diantaranya RH (14th), pelajar warga Tombolo, membawa busur panah, KML (14th), pelajar, warga Tombolo, membawa busur, dan MHD als DAYAT (20th) buruh, warga BTN Bontoala Palangga.

Kapolsek menambahkan masih mengejar 1 pelaku sajam yg melarikan diri pada saat operasi. “Identitas sdh diketahui dan mudah-mudahan dalam waktu singkat akan dapat kami tangkap,” tegas Kapolres.

Terhadap para tersangka yang membawa sajam dan busur panah akan dilanjutkan proses hukumnya dengan menerapkan persangkaan UU No.12 Darurat Tahun 1951 dan terhadap para preman lainnya akan dilakukan pembinaan mengingat usia mereka yg masih relatif remaja.

“Operasi Premanisme secara rutin akan terus kami laksanakan untuk menciptakan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat apalagi menjelang Tahun Baru 2018,” jelas Kapolsek.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here