Sulselmengabari, Makassar – Musim hujan ternyata membawa rezeki tersendiri bagi Arya, dan Edo, kedua bocah ini memanfaatkannya untuk menjajal jasah ojek payung di kompleks Topaz, kecamatan Panakukakng, Makassar, Minggu, (10/12/2017).

Menurut Edo, warga Rappokalling, kecamatan Tallo, Makassar, yang masih duduk di kelas 3 Sekolah Dasar (SD), ia terkadang diberikan uang sebesar dua ribu rupiah tiap kali mengantar pelanggannya.

“Biasa ta dua ribu ji nakasikki kalau satu kali diantar ka dekatji juga to diantarna ji ke mobilna,” kata Edo.

Edo, mengaku ia terkadang mendapat uang hingga 20 ribu rupiah perhari. Uang yang didapatkannya tersebut kemudian diserahkan ke neneknya untuk biaya tambahan berobat matanya yang buta.

Edo enggan berbicara banyak kepada wartawan saat diwawancarai, pasalnya ia takut ditangkap oleh satuan polisi pamong praja (satpol PP) yang kerap menertibkan anak jalanan (Anjal), di daerah tersebut.

“Jangan meki tanya-tanya deh om, nanti ka diangkat ka lagi sama satpol PP, mallakkuja, mau mka pulang ini deh,” tutup Edo pada Sulselmengabari.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here