Zulfikar, S.Pd., M.Pd.

Sulselmengabari, Makassar – Sejarah telah mencatat, kepeloporan pemuda selalu tampil sebagai kekuatan penentu. Mereka adalah kelompok intelektual yang karena usia dan tingkat perkembangannya, memiliki idealisme yang tinggi, semangat pengabdian tanpa pamrih, dan rela berkorban demi kepentingan bangsa. Peran pemuda dalam event besar perjalanan bangsa Indonesia begitu besar baik dalam merintis kemerdekaan, dalam politik, kegiatan sosial kemasyarakatan maupun dalam event olahraga.

Kini Event olahraga “Asian Games” yang terjadi pada Era Presiden Soekarno pada1962 kembali hadir di tahun 2018 tepatnya di bulan agustus. Event olahraga ini merupakan peristiwa besar dalam rangka merajut persatuan dan kesatuan bangsa.

Dahulu Spirit Asian Games IV 1962 yang dibuat Bung Karno saat republik baru berusia 17 tahun, kata dia, mengandung arti bahwa Asian Games bukan sekadar pertandingan olahraga namun juga upaya memperkukuh ruang kebangsaan.

Asian Games mencerminkan perjuangan yaitu memperkukuh persatuan nasional dan memupuk jiwa gotong royong serta menjadi forum solidaritas internasional, dengan membentuk persahabatan dan perdamaian dunia. Dan kini pelaksanaan Asian Games 2018 di usung tema menjadi Energy of Asia.

kesukseskan pelaksanaan asian games adalah harga diri di mata dunia,  indonesia harus menunjukkan performa yang prima dan totalitas dari semua aspek, baik para atlet yang akan bertanding, sarana dan prasarana, pelayanan hingga aspek pariwisata selama acara pesta olahraga terbesar di benua asia berlangsung.

Menpora Imam Nahrawi mengatakan sebagai tuan rumah, Indonesia harus mampu sukses dalam penyelenggaraan, sukses infrastruktur, sukses administrasi dan sukses prestasi. “Peran generasi muda sangatlah diperlukan, mengingat Asian Games merupakan ajang olahraga terbesar di Benua Asia yang nantinya semua mata akan tertuju kepada bangsa kita. Asian Games 2018 adalah sebuah perhelatan besar yang merupakan milik kita semua. Maka dari itu, saya mengajak seluruh rakyat Indonesia khususnya para pemuda untuk bersama-sama mendukung Asian Games 2018 sehingga sukses penyelenggaran dan sukses prestasi dapat tercapai” ungkapnya.

Sebagai Negara yang akan menjadi tuan rumah di era revolusi industri 4.0, banyak cara yang dapat di lakukan Pemuda(i) Indonesia untuk mendukung suksesnya kegiatan ini. Salah satu upaya nyata yang dilakukan adalah mempersiapkan diri untuk dapat menjadi tuan rumah yang terbaik dengan menggunakan teknologi dan akses internet yang begitu cepat Seperti membuat aliran konten informatif dan inspiratif untuk sosialisasi kegiatan baik di media sosial maupun maupun dengan berbagai cara sesuai talenta kita masing-masing, karena masih banyak masyarakat yang belum paham tentang adanya perhelatan akbar ini dikarenakan meriahnya persiapan hanya di kota Jakarta dan Palembang. Pemuda(i) indonesia Juga dapat berpartisipasi dalam menjaga ketertiban dan keamanan selama kegiatan ini.

The Presence Of Youth is very important In achieving the success of Asian Games 2018. Kehadiran itu sangat terlihat jelas dalam Volunteer Asian Games 2018 yang telah di tetapkan oleh Indonesia Asian Games Organizing Committee (INASGOC) sebagai penyelenggara pelaksanaa Asian Games. Tenaga sukarelawan yang akan menjadi tulang punggung panitia dan dibagi menjadi tiga kategori sukarelawan yang mengikuti seleksi yaitu asisten protokoler, asisten kontingen negara-negara peserta, dan petugas penghubung antarlembaga. Mereka juga akan ditempatkan pada 19 departemen INASGOC seperti arena pertandingan, medis dan kesehatan, penyelenggaraan upacara, tiket, catering, transportasi, dan sebagainya.

Untuk itu, Tokoh pemuda berdarah galesong kabupaten takalar provinsi Sulawesi Selatan, sekaligus mahasiswa program doktoral Universitas Negeri Jakarta, Zulfikar, S.Pd., M.Pd. mengajak pemuda (i) untuk bersama-sama memeriahkan Asian Games 2018 ini.

“Bersama pemuda, kita serukan dan bakar api semangat di dada dan buktikan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa yang cerdas, maju dan sarat akan teknologi modern yang dilandasi oleh kearifan lokal melalui suksesnya Asian Games 2018. Kontribusi Pemuda baik sebagai volunteer maupun Atlet sangat di harapkan dalam mencapai kesuksesan Penyelenggaraan dan prestasi. Semua kontribusi yang dilakukan adalah bentuk nyata guna mendorong Indonesia mewujudkan cita-citanya menjadi Energy Of Asia,” paparnya, Senin, (11/6/2018).

lanjut Zulfikar, “Saya ingin katakan bahwa Kita harus menguatkan diri menyongsong event ini, karena belum tentu 20 tahun yang akan datang Indonesia bisa kembali menjadi tuan rumah Asian Games. Mari kita bersama-sama sukseskan Asian Games 2018 dengan saling membakar semangat teman-teman di sekeliling kita. Sekarang Nama baik Bangsa Indonesia di mata dunia ada di tangan kita. Mari kita kobarkan semangat pemuda dalam mendukung Asian Games 2018 dan kita jadikan sebagai momentum kebangkitan olahraga Indonesia dan Menyerukan bahwa perhelatan internasional ini harus dijadikan tinta emas warisan bagi generasi mendatang”.(*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here