Sulselmengabari, Makassar – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sulsel menggelar Konferensi Wilayah XIII NU Sulsel yang bertempat di Auditorium KH Muhyiddin Zain Universitas Islam Makassar, Jl Perintis Kemerdekaan, Makassar, Sulsel, Sabtu (27/10/2018), Pagi.

Turut hadir dalam acara tersebut, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, Pangdam XIV Hasanuddin Makassar Mayjen Surawahadi, Kapolda Sulsel Irjen (pol) Umar Septono, Wali Kota Makassar Danny Pomanto, Rektor Universitas Makassar, Pengurus dari 24 cabang NU provinsi Sulawesi Selatan. 11 badan otonom Sulsel, Pimpinan pondok pesantren Sulsel, serta peninjau dan pemerhati NU.

Salah satu agenda dalam konfrensi yang dilaksanakan selama dua hari , 27-28 Oktober 2018 ini adalah memilih Rois Syuriah NU Sulsel dan Tanfidziah atau Ketua PWNU Sulsel.

Ketua panitia konferwil, Arfah Siddiq, mengatakan bahwa metode pemilihan sendiri akan menggunakan mekanisme pemilihan terbaru yaitu, Ahlul Halli Wal Aqdi (Ahwa) yang disepakati saat Muktamar NU Sulsel lalu.

Dalam sambutannya, Rais Syuriah, AGH.Sanusi Baco, mengatakan bahwa pengurus NU haruslah memilih pemimpin jujur dan kuat.

“Dalam al qur’an kalau mau memilih pemimpin, ada dua ciri pemimpin, sesungguhnya pemimpin yang paling baik dipilih adalah yang jujur dan kuat, ” terangnya.

Reporter : Maya

Tinggalkan Balasan