Sulselmengabari, Makassar – Terjebak di tengah aksi unjuk rasa (unras), terkait pembakaran bendera yang bertuliskan kalimat Tauhid, tukang bambu ini merasa aman, Jumat (26/10/2018).

Lagi-lagi rasa persaudaraan terlihat jelas pada konvoi unras ini, pengantar bambu yang terjebak ditengah-tengah konvoi yang berusaha menepi ini di bantu sejumlah Umat muslim yang terlibat dalam konvoi tersebut.

“Saya turun dari motor ketika melewati tukang bambu itu, untuk membantu mendorong grobak bambunya menepi katika konvoi baru mau di mulai, Islam mengajarkan kami bagaimana saling membantu dan menolong satu sama lain dalam bentuk atau upaya apapun tanpa memilih siapapun itu, semasih tidak melenceng dari ajan,” ungkap Imbran larif.

Rasa kemanusiaan yang begitu besar ditunjukkan saat konvoi terkait pembakaran bendera bertuliskan kalimat Tauhid itu terjadi, sisilain dari unras ini begitu menyentuh rasa kemanusian dan persaudaraan.

Reporter : Wawan Suwandy

Tinggalkan Balasan