iklan



Sulselmengabari, Makassar – Penataan lorong-lorong tetap menjadi fokus perhatian  M Ramdhan Pomanto- dan  Fatmawati Rusdi (Danny-Fatma) dalam memimpin Kota Makassar pasalnya ada 5.000 lorong yang siap disulap menjadi daya magnet wisata. Dari 5000 lorong tersebut Dinas Koperasi dan UKM mempunyai tanggung jawab menghadirkan 750 lorong yang basisnya UMKM.

“Untuk mensukseskan program pak wali dan bu wawali yakni lorong wisata yang dibarengi dengan peningkatan perekonomian warga, kami dari Dinas  Koperasi dan UKM mendorong berkembangnya usaha mikro dan menengah dengan menghadirkan 750 lorong  yang didalamnya berbasis UMKM,” ungkap Kepala Bidang Kelembagaan Dinas Koperasi Kota Makassar, Dr Johansyah Mansyur. Sabtu ( 27/11/2021).

Johansyah menambahkan bahwa Tentunya dengan pengembangan lorong ini telah direkrut 1 orang pendamping UMKM per Kecamatan yang berjumlah 15 orang dan bekerja dari tanggal 1 November sampai 31 Desember 2021. Adapun tugas para pendamping ini diantaranya memberikan edukasi dan informasi ke warga seputar legalitas usaha sehingga memudahkan akses ke perbankan selanjutnya akan terbentuk komunitas yakni kelompok wirausaha baru. Jadi besar harapan dengan hadirnya lorong wisata berbasis UMKM yang disertai para pendamping ini diharapkan bisa menjadi salah satu penunjang peningkatan perekonomian warga Kota Makassar,”pungkasnya.

Perlu diketahui pemberdayaan lorong telah berjalan saat Danny Pomanto menjadi Wali Kota Makassar periode lalu. Berawal dari Lorong Tidak Rantasa’, Lorong Garden dan Badan Usaha Lorong hingga masuk periode  keduanya ini dengan bersama Fatmawati Rusdi hadir lorong wisata. Tentunya seluruh program ini dimaksudkan untuk memperbaiki kondisi lorong yang sebelumnya kumuh menjadi asri, sejuk, dan indah. Selain itu, tentunya bisa berdaya guna untuk warga.

iklan

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here