Sulselmengabari, Makassar – Menjelang hari penetapan hasil Pemilu serentak 2019, Himpunan Mahasiswa Teknik Universitas Muhammadiyah Makassar (FT-UMM) menggelar aksi unjuk rasa di halaman Kampusnya, jalan Sultan Alauddin Makassar.

Bertepatan dengan Peringatan Hari Kebangkitan Nasional, Ratusan Mahasiswa Teknik ini meminta Presiden Republik Indonesia untuk kembali meninjau kebijakan yang dianggap tidak pro terhadap Rakyat Indonesia.

Selain itu, terkait meninggalnya ratusan anggota KPPS baru-baru ini dianggap tidak wajar, olehnya pemerintah diminta untuk berperan aktif dalam mengusut kematian ratusan anggota KPPS tersebut.

Desakan juga ditujukan kepada pihak birokrat kampus Universitas Muhammadiah Makassar untuk berperan aktif dalam pengungkapan misteri kematian Anggota KPPS.

“Kami mendesak pula Birokrat kampus Unismuh Makassar untuk menurunkan akademisi terbaiknya untuk ikut serta menyelidiki kematian anggota KPPS yang dianggap tidak wajar,” ungkap orator menutup aksinya. Senin, (20/5/2019) sore. (*)

Tinggalkan Balasan